Dolar Pecahkan Rekor Atas Yen
Senin, 29 Jan 2007 15:25 WIB
Tokyo - Dolar AS memecahkan rekor tertingginya dalam empat tahun atas yen Jepang, melampaui 122 yen. Anjloknya yen dipicu oleh ekspektasi Bank Sentral Jepang akan mempertahankan kebijakan suku bunga rendahnya.Pada perdagangan Senin (29/1/2007) sore di Tokyo, dolar menguat hingga level 122,09 yen, dibandingkan penutupan di New York pekan lalu di posisi 121,53 yen. Posisi tersebut berarti terendah sejak Desember 2002.Euro juga menguat atas yen ke posisi 157,42 yen, dari posisi sebelumnya di posisi 156,95 yen. Sementara euro berada di posisi 1,2902 dolar, dari sebelumnya di posisi 1,2916 dolar. "Dibalik sentimen pembelian dolar adalah tetap perbedaan suku bunga antara dolar dan yen. Dan sepertinya para pemain akan mencoba posisi yen yang lebih rendah pada pekan ini," ujar Kosuke Hanao, kepala penjualan valas HSBC seperti dikutip dari AFP.Dolar mendapatkan momentum penguatan setelah munculnya kabar menggeliatnya kembali perekonomian AS. Hal ini terlihat dari data penjualan rumah yang menunjukkan kenaikan melebihi ekspektasi.Dolar juga disokong ekspektasi ditetapkannya suku bunga AS di level 5,25 persen oleh Bank Sentral AS (Federal Reserve) dalam pertemuannya pekan ini.Jepang sendiri saat ini menerapkan suku bunga benchmark yang paling rendah sedunia. Pada pertemuan Bank of Japan awal Januari lalu, diputuskan suku bunga tetap pada 0,25 persen.Pelaku pasar merasa kecewa karena mereka berekspektasi ada kenaikan suku bunga menjadi 0,5 persen. Mereka menuding Bank of Japan tak tegas, dan tak bisa mengelak dari tekanan pemerintah Jepang.
(qom/ir)











































