Tunggu Inflasi & Fed, Investor Lepas Saham

Tunggu Inflasi & Fed, Investor Lepas Saham

- detikFinance
Rabu, 31 Jan 2007 16:54 WIB
Jakarta - Pelaku pasar memilih melepas saham-saham unggulan karena belum jelasnya pengumuman The Fed dan inflasi Januari.Aksi tersebut dilakukan sebagi upaya mengantisipasi hak-hal yang di luar perkiraan pasar. Selain karena ingin merealisasikan keuntungan pada saham-saham yang kenaikannya sudah tinggi.Pada penutupan perdagangan Rabu (31/1/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 8.264 poin (0,47%) pada level 1.757,258.Indeks LQ-45 turun 2,785 poin (0,73%) pada level 377,097 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,348 poin (0,78%) pada level 296,958.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 29.802 kali, dengan volume 1,977 miliar unit saham, senilai Rp 2,329 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 49 saham naik, 102 saham turun dan 46 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 1.200 menjadi Rp 33.000, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 300 menjadi Rp 13.200, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 250 menjadi Rp 7.700, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 250 menjadi Rp 5.800 dan PP London Sumatra (LSIP) turun Rp 250 menjadi Rp 5.350.Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer adalah, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 500 menjadi Rp 37.500, Timah (TINS) naik Rp 500 menjadi Rp 7.800 dan United Tractors (UNTR) naik Rp 100 menjadi Rp 6.750. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads