Rupiah Abaikan Data Inflasi

Rupiah Abaikan Data Inflasi

- detikFinance
Kamis, 01 Feb 2007 18:06 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah justru mencatat penguatan meski data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan inflasi sebesar 1,04 persen pada Januari. Padahal angka inflasi itu lebih tinggi dari ekspektasi pelaku pasar.Pada perdagangan Kamis (1/2/2007), rupiah ditutup menguat ke level 9.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.095 per dolar AS.Sejumlah mata uang mencatat penguatan atas dolar AS, setelah Bank Sentral AS (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga di level 5,25 persen. The Fed juga memberi sinyal tidak akan ada kenaikan suku bunga lagi, di tengah pertanda membaiknya perekonomian negara adidaya itu."The Fed memberitahu kita bahwa mereka masih perlu melihat kuatnya data terbaru yang mengejutkan," ujar analis valas Kathy Lien seperti dikutip dari AFP. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads