Honda dan Astra Tegaskan Tak Ada Mobil Terendam
Selasa, 06 Feb 2007 12:04 WIB
Jakarta - Kawasan Sunter Jakarta Utara dikenal sebagai pusat segala kegiatan industri manufaktur termasuk otomotif. Banjir bandang yang menerjang Jakarta telah membuat ratusan mobil baru tenggelam di kawasan otomotif Sunter. Masyarakat Jakarta yang mengenal wilayah itu akan ingat sejumlah produsen mobil ngetop ada di kawasan itu. Seperti mobil keluaran PT Astra Internasional Tbk dengan merek Innova, Avanza, Xenia dan Honda Prospect Motor (HPM) dengan merek CRV, City dan Jazz.Terputusnya jalan ke area Sunter membuat sejumlah orang bingung untuk mengetahui mobil apa yang terendam. Hanya pantauan dari udara yang ditayangkan televisi yang jelas-jelas menyorot terendamnya ratusan mobil di wilayah Sunter.Pihak Astra dan Honda sendiri tegas-tegas membantah mobil keluaran mereka tidak terendam air dan dipastikan aman."Kami sudah meninjau lokasi tempat stok mobil dan semuanya aman dan kering tidak ada yang tergenang air. Memang jalan di Sunter terendam banjir tapi tidak sampai masuk ke tempat stok mobil karena gedungnya tinggi," kata Corporate Secretary Astra, Aminuddin ketika dihubungi detikFinance, Senin (5/2/2007).Aminuddin menjelaskan, Astra tidak memiliki pabrik mobil dan motor di Sunter karena semua sudah terintegrasi di pabrik Karawang.Manajamen Honda Prospect Motor yang kantor pusatnya bertetangga dengan Astra juga menjamin tidak ada mobil keluaran HPM yang terendam. Pabrik HPM juga berlokasi di Karawang. "Kami juga bingung kenapa mobil kami diisukan terendam. Saya tegaskan tidak ada mobil keluaran HPM yang terkena banjir. Gedung tempat penyimpanan mobil aman. Posisinya lebih tinggi dari jalanan," tegas Jonfis Fandi, GM Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM) ketika dihubungi detikFinance, Selasa (6/2/2007). Jonfis dan Aminuddin mengatakan, gudang mobil di Sunter bukan hanya perusahaan mereka."Kan di sini banyak otomotif lain jadi bukan cuma Astra. Saya pastikan mobil Astra tidak ada masalah," ujar Aminuddin.Senada dengan Aminuddin, pihak Honda juga mengamini. "Saya berani bicara mobil Honda tidak kena banjir. Saya tidak bohong. Ada upaya menjatuhkan Honda dengan mengatakan mobilnya terendam," tuding Jonfis.Pelaku pasar di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) sejak Senin kemarin (5/2/2007) menghindari saham-saham yang terkena dampak banjir seperti Astra Internasional dan Telkom.Saham Astra bahkan terkulai Rp 500 menjadi Rp 14.600 per saham karena kabar gudang mobil perusahaan di Sunter terendam air. Sedangkan pada perdagangan Selasa pukul 11.50 JATS, saham Astra tidak bergerak di level Rp 14.600 per saham.Rudi, saksi mata yang melihat sejumlah mobil terendam di Sunter dari jalan tol Wiyoto Wiyono mengaku melihat mobil dengan merek terkenal terendam pada Minggu (4/2/2007)."Sekarang kita harus waspada kalau mau beli mobil jangan sampai terkecoh. Harusnya produsen mengumumkan saja mobilnya yang terendam jadi malah lebih jelas dan gentle. Anggap saja itu kerugian," ujar Rudi.
(ir/qom)











































