Investor Jangan Takut Banjir
Selasa, 06 Feb 2007 15:56 WIB
Jakarta - Investor di pasar modal diminta jangan takut berinvestasi saham terkait banjir besar yang melanda Jakarta. Saham-saham BUMN sempat dijauhi investor karena terkena banjir seperti saham Telkom.Menneg BUMN Sugiharto menegaskan, imbas banjir ke perusahaan BUMN tidak terlalu signifikan. Diakuinya saat ini ada kekhawatiran investor terhadap dampak banjir yang melorotkan saham-saham BUMN."Saya kira kekhawatiran sesaat itu iya. Tetapi dalam jangka menengah sebetulnya tidak terlalu signifikan kecuali industri yang langsung terkena seperti KBN (Kawasan Berikat Nusantara) yang pabriknya terendam," ujar Sugiharto, disela-sela acara mengunjungi korban banjir di depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (6/2/2007).Sugiharto mengatakan dampak banjir tidak akan berpengaruh terhadap kinerja Telkom. Perusahaan telekomunikasi ini sudah melakukan langkah cepat dengan mengalihkan Sentral Telepon Otomat (STO) Semanggi yang terganggu ke STO Gambir.Sehingga pelanggan besar Telkom yang terganggu seperti bank-bank BUMN sudah kembali normal.BUMN lainnya yaitu Jasa Marga yang sebagian ruas jalannya terendam juga sudah bisa dilalui. Jasa Marga berencana mencatatkan sahamnya di bursa tahun ini."Jasa Marga yang dari Jalan Sedyatmo sudah kembali normal. Memang pada saatSabtu-Minggu masih 30-50 cm, meski masih tergenang sudah mulai bisa dilaluiperlahan," ujarnya.
(ard/ir)











































