SCTV Cari Pendanaan Refinancing
Jumat, 09 Feb 2007 15:14 WIB
Jakarta - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang lebih dikenal dengan brand Surya Citra Televisi (SCTV) belum menentukan sumber pendanaan untuk refinancing obligasinya yang jatuh tempo tahun 2008 sebesar Rp 425 miliar.Perseroan masih akan memikirkan jenis sumber pendanaan yang akan dipilih untuk sumber refinancing tersebut."Jatuh temponya kan masih lama tahun 2008. Itu masih satu tahun lagi jadi belum dipilih alternatif pendanaannya," kata Corporate Secretary SCMA, Hardijanto Saroso, disela cara penyerahan bantuan banjir dari SRO ke SCTV Peduli senilai Rp 250 juta di di Kantor SCTV Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (9/2/2007).Kabar yang beredar di pasar modal, SCMA akan menerbitkan obligasi hingga Rp 300 miliar tahun ini. Namun Hardijanto mengaku, perseroan masih riskan menerbitkan obligasi karena suku bunga saat ini dinilai belum stabil.Perseroan juga berharap dengan berubahnya keanggotaan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), UU Penyiaran bisa ditinjau lagi. Hal ini karena UU Penyiaran saat ini mengharuskan TV melakukan siaran lokal yang membuat TV bakal sulit mencari sumber pendanaan. Hal ini karena aset perseroan akan terpecah dan kemungkinan bisa merugikan investor."Untuk SCMA kita ada obligasi yang dijaminkan dengan aset kalau mengikuti UU Penyiaran, aset itu harus dipecah-pecah dan itu harus mendapat persetujuan bondholder. Belum tentu bondholder mau karena asetnya terpisah-pisah," tuturnya.Perusahaan, lanjut Hadijanto, telah mengajukan hal ini ke Bapepam, dan berharap KPI dengan anggota baru bisa mempertimbangkan kembali UU Penyiaran.Pangsa penonton SCTV untuk tahun 2006 tetap stabil di kisaran 14-15 persen yang sama seperti tahun 2005.Pertumbuhan iklan tahun 2006 diperkirakan lebih tinggi dari 2005 karena ada program baru dan Piala Dunia."Pendapatan iklan ketika ada Piala Dunia meningkat dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya," katanya.
(ir/qom)











































