3 Skenario Untuk Dolar AS

3 Skenario Untuk Dolar AS

- detikFinance
Selasa, 13 Feb 2007 13:22 WIB
Jakarta - Mata uang dolar AS masih menjadi 'raja' transaksi di dunia. Sebanyak 95 persen transaksi di dunia ternyata masih menggunakan dolar. Namun ke depan, peran dolar diprediksi makin berkurang, tergeser oleh euro dalam 5-10 tahun mendatang.Demikan disampaikan Chief Economist ABN Amro Han de Jong dalam media briefing mengenai pengaruh dolar AS pada perkembangan ekonomi global di Hotel Shangri-La, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (13/2/2007). Menurut Jong, prediksi itu adalah salah satu skenario pasar global dalam 5-10 tahun ke depan. "Euro secara gradual akan menggantikan dolar AS, euro akan menggantikan peran dolar AS sebagai cadangan devisa," ujarnya. Skenario kedua yakni dolar AS tetap merajai pasar valas. Hal ini dapat terjadi bila perekonomian Asia yang saat ini sedang berkembang pesat tiba-tiba anjlok. Di sisi lain euro memble. Gagal berkembang. Skenario ketiga, adanya pemberontakan dunia terhadap dolar. Dunia rame-rame menolak menggunakan dolar AS. "Tapi ini yang paling tidak enak, orang yang mendumping dolar adalah orang yang punya dolar banyak. Ini akan melukai aset mereka sendiri karena asetnya dinilai oleh dolar," ujarnya. Jong meminta pemerintah, korporat dan investor memperhatikan hal ini. Meskipun demikian, Han optimis pasar global akan tetap bullish. Perekonomian AS yang tengah mengalami perlambatan akan memberikan efek positif, bukan efek negatif seperti resesi yang sempat terjadi tahun 1930-1940.Perlambatan ekonomi di AS yang salah satunya ditandai dengan turunnya harga perumahan justru akan menurunkan inflasi, yang akhirnya akan menurunkan suku bunga. Beberapa perusahaan di AS juga melaporkan adanya kemunduran dalam kondisi keuangannya. Perlambatan ini akan direspon oleh The Fed. Han memprediksi Fed rate akan turun 50 basis poin menjadi 4,75 persen tahun ini. (ddn/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads