Rupiah Kembali Menguat
Kamis, 15 Feb 2007 09:15 WIB
Jakarta - Mata uang regional Asia seperti yen, dolar Singapura dan dolar Hong Kong pagi ini berjaya terhadap dolar AS setelah keluar pernyataan dari Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke.Dalam pidatonya di depan Kongres AS, Bernanke memberikan sinyal tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga AS karena melihat ekonomi yang masih melambat.Pertumbuhan ekonomi AS 2007 diperkirakan 2,5-3 persen, angka ini jauh lebih rendah dari proyeksi tahun 2006 yang sebesar 3,4 persen.Bernanke mengakui ekonomi AS saat ini memasuki masa transisi untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.Bernanke juga mengaku tetap akan fokus menangani masalah infalsi yang akan mereda untuk menyikapi riskio ekonomi. Pada perdagangan valas pukul 09.12 WIB, Kamis (15/2/2007), rupiah ditransaksikan di level 9.045-9.050 per dolar AS.Sementara pada penutupan perdagangan Rabu (14/2/2007), rupiah ditutup menguat tipis ke level 9.067 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.071 per dolar AS.
(ir/ir)











































