PDB Turun, IHSG Gagal 1.800

PDB Turun, IHSG Gagal 1.800

- detikFinance
Jumat, 16 Feb 2007 16:33 WIB
Jakarta - Pasar saham yang semula semarak oleh aksi beli langsung berubah arah ketika keluar pengumuman PDB. Perjuangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun gagal ke level 1.800.Pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang tahun 2006 hanya mencapai 5,5 persen, yang turun dibanding tahun 2005 sebesar 5,6 persen. Turunnya PDB Indonesia ini membuat pelaku pasar memilih hati-hati mengoleksi saham meski pada sesi I sempat ke level 1.801,213.Namun pada penutupan perdagangan sesi II, Jumat (16/2/2007), IHSG hanya naik tipis 3,958 poin (0,22%) pada level 1.794,363.Investor melakukan pembelian selektif pada saham-saham unggulan seperti Telkom dan Timah.Indeks LQ-45 naik 0,977 poin (0,26%) pada level 383,185 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,331 poin (0,77%) pada level 305,236.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaki sebanyak 34.862 kali dengan total volume 2,077 miliar unit saham, senilai Rp 3,260 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 64 saham naik, 69 saham turun dan 63 saham stagnan. Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 1.250 menjadi Rp 42.950, Timah (TINS) naik Rp 450 menjadi Rp 9.250, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 300 menjadi Rp 5.450, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 9.650, dan Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 menjadi Rp 6.100.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perushaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 8.750, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.700, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi 4.950. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads