GAPPRI: Gudang Garam Bisa Heboh Kalau Dijual
Selasa, 27 Feb 2007 14:42 WIB
Jakarta - Kabar Rahman Halim akan menjual asetnya PT Gudang Garam Tbk terus bergulir meski perseroan sendiri sudah membantahnya.Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Ismanu Soemiran, bahkan mengaku terkejut jika salah satu orang terkaya di Asia itu akan melepas Gudang Garam."Kalau Gudang Garam betul-betul dilepas bisa heboh dan ramai, seperti kejadian ketika Sampoerna dijual ke Philip Morris," kata Ismanu ketika dihubungi detikFinance, Selasa (27/2/2007).Ismanu mengaku belum mendapat informasi langsung dari pihak Gudang Garam soal kabar penjualan tersebut. "Saya justru tahunya dari media dan terus terang saya terkejut," ungkap Ismanu.Gudang Garam merupakan produsen rokok kretek terbesar di Indonesia. Rokok kretek ini diproduksi dari tembakau yang hanya bisa ditanam di Indonesia."Indonesia itu ciri khasnya kretek yang tembakaunya harus dari dalam negeri. Bisa saja tembakau itu ditanam di negara lain tapi nanti taste-nya berbeda," kata Ismanu.Dia menolak menanggapi kabar Gudang Garam yang diberitakan sedang melakukan pembicaraan dengan Japan Tobacco Inc."Yang jelas memang banyak perusahaan asing yang mengincar perusahaan rokok di Indonesia. Tapi nantinya yang terjadi produksi kretek yang merupakan asli Indonesia justru jadinya dimiliki asing," tutur Ismanu.Sementara dalam penjelasannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ) Sekretaris Perusahaan Gudang Garam Heru Budiman mengatakan, perseroan tidak memiliki aksi korporasi dalam tiga bulan kedepan.Heru juga menegaskan, tidak ada informasi atau kejadian penting yang harus disampaikan ke publik.Saham Gudang Garam terlihat atraktif selama bulan Februari yang kenaikannya telah mencapai 15 persen karena rumor divestasi tersebut.Sementara pada perdagangan saham pukul 14.29 JATS, saham berkode GGRM ini terteken Rp 800 menjadi Rp 11.000 per saham.
(ir/qom)











































