Rupiah Merosot 100 Poin Lebih

Rupiah Merosot 100 Poin Lebih

- detikFinance
Rabu, 28 Feb 2007 11:28 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah merosot hingga lebih dari 100 poin dipicu oleh akumulasi berbagai sentimen negatif, termasuk anjloknya pasar saham.Pada perdagangan Rabu (28/2/2007) sekitar pukul 10.30 WIB, rupiah bertengger pada level 9.190 per dolar AS, sebelum akhirnya surut ke level 9.172 per dolar AS. Padahal rupiah dibuka stabil pada level 9.085/9.095 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.080 per dolar AS."Ini efek psikologis saja," jelas analis pasar uang Toni Marioano saat dihubungi detikFinance.Ia menjelaskan, selama ini nilai tukar rupiah stabil karena pelaku pasar global berbondong-bondong ke Indonesia setelah melihat imbal hasil yang menggiurkan. Namun kini, efek tersebut memudar.Investor mulai berhitung kembali atas yield tersebut setelah melihat kondisi internal Indonesia. Secara perlahan, dana pun mulai ditarik.Faktor lain, lanjut Toni, adalah memanasnya kembali tensi di Iran berkaitan dengan isu nuklir. "Ini bisa berefek pada mata uang Asia, karena secara teori, Asia bisa lebih berisiko," tambahnya.Merosotnya pasar saham akibat pengaruh anjloknya bursa Cina juga turut memberi pengaruh negatif.Namun menurut Toni, pelemahan rupiah diyakini hanya bersifat jangka pendek. "Tapi ini bisa jadi warning bahwa rupiah bisa melemah lebih lanjut," ujarnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads