Pelemahan Rupiah Wajar

Pelemahan Rupiah Wajar

- detikFinance
Rabu, 28 Feb 2007 15:13 WIB
Jakarta - Pelemahan rupiah yang hari ini sempat anjlok ke level 9.190 per dolar AS, dinilai masih wajar, karena titik keseimbangan rupiah ada di level 9.200/US$. Pelemahan rupiah dipicu turunnya sebagian mata uang regional seperti dolar Hong Kong dan Singapura. Ada kecenderungan investor berburu yen dan menjual mata uang beberapa negara regional atau yang disebut transaksi carry trade.Pada perdagangan valas pukul 14.00 WIB, rupiah melemah 60 poin ke level 9.150 per dolar AS. "Titik ekuilibrium rupiah ada di level 9.200 per dolar AS dengan kisaran 9.000-9.200 per dolar AS. Posisi ini didasarkan pada kondisi fiskal yang kuat, financing yang fleksibel dan penguatan rating," kata Kepala Riset BNI Securities, Fendi Susiyanto, dalam acara seminar prospek ekonomi 2007 di Patio Cafe, Gedung BNI 46, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (28/2/2007).Posisi rupiah yang relatif stabil juga membuat BI masih berpeluang menurunkan suku bunga sampai 9 persen."Di Asia, spread antara The Fed dengan suku bunga Asia rata-rata 2,5 persen, hanya Indonesia yang mungkin paling royal. Sehingga kalau ikut rata-rata suku bunga bisa diturunkan 7,5 persen lagi karena ada penguatan rating," papar Fendi.Namun Fendi melihat suku bunga ideal hanya bisa diturunkan 9 persen agar tidak sensitif terhadap portofolio investasi."Kalau di bawah 9 persen, pergerakan portofolio akan berdampak pada rupiah," tukas Fendi. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads