Rupiah Melemah? Tenang....
Rabu, 28 Feb 2007 17:18 WIB
Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah diyakini Bank Indonesia (BI) akibat imbas dari merosotnya bursa Cina hanya bersifat temporer. Dan seperti biasa, BI akan mencermati perkembangan rupiah dan berusaha mengendalikan volatilitasnya.Pada perdagangan Rabu (28/2/2007), rupiah akhirnya ditutup melemah ke level 9.130 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.080 per dolar AS. Disesi awal, rupiah sempat merosot hingga level 9.190 per dolar AS.Saat diminta komentarnya, Direktur Perencanaan Strategis dan Humas BI Budi Mulya memberikan komentar yang cukup standar. Ia menilai, pelemahan rupiah merupakan imbas atas apa yang terjadi di pasar finansial Cina."Dan ini sifatnya sangat temporer. Dan BI mencermati betul perkembangan rupiah tersebut," jelas Budi di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta."Untuk nilai tukar rupiah, kita berusaha menjaga volatilitasnya agar tidak terlalu tinggi. Dan kita akan selalau berada di pasar. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan pelemahan yang temporer ini," ucap Budi.
(qom/ir)










































