BI Tidak Biarkan Rupiah Dihantam Carry Trade

BI Tidak Biarkan Rupiah Dihantam Carry Trade

- detikFinance
Senin, 05 Mar 2007 11:22 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pekan ini masih akan terus dibayangi oleh reverse carry trade. Namun Bank Indonesia (BI) diyakini tidak akan membiarkan rupiah dihantam carry trade. Para pelaku pasar akan melepas aset rupiah mereka seperti SUN dan SBI untuk di alihkan ke Yen. Dengan pengalihan tersebut pelaku mendapat return yang cukup menguntungkan."Tekanan rupiah ini karena aktivitas carry trade, kan spare rupiahdan yen kan masih ada," kata pengamat pasar Toni Mariano, ketika dihubungidetikFinance via telepon, Jakarta, Senin (5/3/2007).Dilanjutkan Toni, tekanan rupiah tersebut tentunya tidak akan dibiarkan oleh bank sentral, dengan melakukan intervensi di pasar. Selain itu, profit taking juga akan menekan pelemahan terhadap rupiah.Melihat kondisi pasar saat ini, Toni memprediksi rupiah akan bergerak dikisaran Rp 9.220 hingga Rp 9.250 per dolar AS."BI kan katakan akan tetap memonitor, coba tahan melalui intervensi, dan profit taking juga menahan jatuhnya rupiah," ucap Toni.Carry trade merupakan perilaku investor yang mencari pinjaman dari negara dengan suku bunga rendah seperti Jepang, dan kemudian diinvestasikan kedalam mata uang yang memberi imbal hasil lebih tinggi seperti rupiah, ringgit dan peso. (hdi/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads