Rupiah Ikuti Pasar Saham
Selasa, 06 Mar 2007 17:29 WIB
Jakarta - Rupiah akhirnya mulai bisa dijinakkan. Penguatan bursa saham dan upaya Bank Indonesia (BI) menstabilkan rupiah membawa dampak yang signifikan.Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Selasa (6/3/207), rupiah menguat 40 poin di level 9.210 per dolar AS.BI menilai, pelemahan rupiah sejak akhir pekan lalu hanya sebagai fenomena global sehingga berpeluang untuk kembali stabil."Memang ini fenomena global, di pasar Cina terjadi sell off besar-besaran. Kegiatan profit taking dan carry trade atas mata uang yen, ini memberi impact pada rupiah. Tapi rupiah akan kembali stabil, kita upayakan karena itu tugas BI selain inflasi," kata Budi Mulya, Direktur Perencanaan Strategis dan Humas BI, dalam jumpa pers di Gedung BI, Jakarta, Selasa (6/3/2007).Menurut Budi, pelemahan rupiah lebih karena aksi profit taking investor asing yang melepas aset-aset dalam mata uang rupiah seperti SBI dan SUN. BI menargetkan rupiah pada tahun ini ada di kisaran 9.100-9.400 per dolar AS.Budi yakin rupiah akan cepat pulih, karena cadangan devisa hingga akhir Februari mencapai US$ 45,7 miliar.
(ir/ir)











































