Obligasi XL Dapat Rating AA

Obligasi XL Dapat Rating AA

- detikFinance
Kamis, 08 Mar 2007 13:14 WIB
Jakarta - Fitch Ratings memberikan peringkat nasional jangka panjang AA kepada PT Exelcomindo Pratama Tbk (XL) untuk performa perusahaan dan obligasi yang akan diterbitkan Rp 1,5 triliun. Obligasi XL berjangka waktu 5 tahun dan jatuh tempo pada 2012. "Peringkat yang diberikan mencerminkan posisi XL yang kuat dalam industritelekomunikasi seluler di Indonesia, arus kas operasi yang kuat, serta kuatnya prospek pertumbuhan XL," kata Priya Gupta, Direktur Fitch Asia Pasifik untuk sektor telekomunikasi, media, dan teknologi dalam siaran pers, Kamis (8/3/2007). Selain itu, peringkat yang diberikan mencerminkan dukungan keuangan dan operasi yang diperoleh XL dari Telekom Malaysia (TM) sebagai pemegang saham mayoritas. Investasi TM di XL merupakan penanaman modal luar negeri terbesar TM. XL menyumbangkan sekitar 11 persen total pendapatan kelompok usaha TM di 2006. Sebagai anak perusahaan konsolidasi, XL merupakan pihak terkait dalam klausul cross-default yang terdapat dalam dokumentasi penerbitan obligasi TM. Priya mengatakan prospek pertumbuhan industri telekomunikasi seluler diIndonesia tetap positif dengan tingkat penetrasi yang masih rendah di sekitar 28 persen. Walaupun rata-rata pertumbuhan pengguna jasa telekomunikasi seluler telah mencapai sekitar 56 persen per tahun selama lima tahun terakhir. Di tahun 2006, XL mampu meningkatkan jumlah pelanggan sebesar 36,5 persen hingga mencapai 9,5 juta pelanggan, yang mencerminkan pangsa pasar sebesar 14 persen. Peringkat XL dibatasi oleh adanya risiko perubahan nilai tukar yang masih dihadapi oleh XL dan posisi free cash flow yang negatif akibat tingginya belanja modal yang diperlukan. Pemberian peringkat, ini kata Priya, telah mempertimbangkan ketidakpastian peraturan yang masih terus berlangsung serta masih lambatnya perkembangan peraturan yang ada. Rencananya obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) sekitar 27 April 2007. Perkiraan masa penawaran 18-20 April 2007 dan tanggal pernyataan efektif 13 April 2007. Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT CIMB-GK Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia dan PT Standard Chartered Securities Indonesia. Sedangkan wali amanat yang ditunjuk PT Bank Permata Tbk.Dana hasil emisi obligasi, sebesar 75 untuk pembangunan jaringan Base Transceiver Station (BTS). Sebesar 15 persen untuk pembangunan jaringan transmisi, 5 persen untuk pembelian peralatan switching dan 5 persen lagi untuk pembelian peralatan teknologi informasi.Pemegang saham XL adalah Telekom Malaysia melalui Indocel Holding Sdn Bhd 59,6 persen, Khazanah Nasional Berhad 16,8 persen, PT Rajawali Corpora 16 persen, AIF (Indonesia) Limited 0,2 persen dan publik 0,2 persen. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads