Investor Pilih Pegang Dolar
Jumat, 09 Mar 2007 08:42 WIB
Jakarta - Masih belum jelasnya arah pasar valas global karena belum jelasnya rencana The Fed dan Bank Of Japan soal suku bunga membuat investor memilih untuk mengamankan dananya dengan memegang dolar AS.Pada perdagangan saham akhir pekan Jumat (9/3/2007), investor khawatir rupiah rawan koreksi lagi karena penguatan rupiah kemarin hanya bersifat sementara imbas dari kenaiakn pasar saham.Pada perdagangan valas pukul 08.33 WIB, rupiah ditransaksikan di posisi 9.172-9.177. Sementara pada penutupan perdagangan Kamis (8/3/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah menguat cukup tajam 30 poin ke level 9.175 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.210 per dolar AS. Menjelang penerapan penjaminan LPS maksimal sebesar Rp 100 juta pada 22 Maret 2007, juga membuat investor mulai mendiversifikasi investasinya termasuk memegang dolar AS.
(ir/ir)











































