Jamsostek Perbesar Investasi Obligasi dan Saham

Jamsostek Perbesar Investasi Obligasi dan Saham

- detikFinance
Senin, 12 Mar 2007 15:29 WIB
Jakarta - PT Jamsostek (Persero) akan memperbesar investasi dana kelolaannya di instrumen Surat Utang Negara (SUN), obligasi korporasi dan saham blue chips sebanyak 11-12 persen tahun ini. Peningkatan investasi di tiga instrumen tersebut untuk mengantisipasi tren penurunan suku bunga deposito.Demikian dikatakan oleh Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Senin (12/3/2007)."Ini untuk antisipasi tren penurunan suku bunga deposito, kalau ini diteruskan kami khawatir manfaat penempatan dana dari peserta tidak optimal," ujarnya.Hotbonar menambahkan meski terjadi tren penurunan suku bunga deposito, PT Jamsostek tetap akan menempatkan sejumlah investasi di instrumen yang bersifat likuid."Untuk Dana Jaminan Hari Tua (JHT), kami tetap mencari instrumen yang sifatnya likuid dan aman. Sementara untuk non JHT seperti asuransi, kecelakaan kerja dan jaminan kesehatan serta kematian kita mengacu pada return dan keamanan instrumen, karena ini dana pekerja yang kita kelola," tambahnya.Menurut Hotbonar, sampai akhir Februari 2007, Jamsostek mengelola dana sebesar Rp 47 triliun. Dari jumlah tersebut 40-45 persennya ada di deposito, 50 persen di obligasi pemerintah dan sisanya di saham, properti dan penyertaan langsung ke beberapa perusahaan.Dengan peningkatan porsi investasi di SUN, obligasi korporasi dan saham, Jamsostek menargetkan imbal hasil yang lebih besar tahun ini dibanding tahun lalu yang hanya 10,5 persen.Tahun ini Jamsostek juga menargetkan laba bersih sebesar Rp 800 miliar atau meningkat dibanding pencapaian tahun lalu sekitar Rp 793 miliar. Sementara jumlah peserta baru ditargetkan sebanyak dua juta orang tahun 2007."Jadi jumlah peserta aktif Jamsostek di akhir 2007 ditargetkan menjadi 10 juta orang," kata Hotbonar. (ard/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads