IHSG Bertahan di Jalur Hijau
Selasa, 13 Mar 2007 16:23 WIB
Jakarta - Meski sempat diwarnai aksi ambil untung, indeks saham bisa bertahan di jalur hijau. Kenaikan saham-saham tambang menjadi penopang positifnya indeks.Pada penutupan perdagangan saham Selasa (13/3/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 2,880 poin (0,16%) pada level 1.797,402.IHSG sempet terseret merahnya bursa regional. Namun di akhir perdagangan IHSG bisa berbalik arah meski hanya mengalami kenaikan tipis. Saham-saham tambang seperti Timah dan Antam menjadi 'pelipur lara' bagi investor untuk melakukan pembelian terbatas. Masih tingginya harga komoditas nikel dan timah membuat saham ini tetap menjadi favorit.Indeks LQ-45 naik 0,322 poin (0,08%) pada level 381,420 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,480 poin (0,16%) pada level 304,988.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 31.000 kali, dengan volume 2,456 miliar unit saham, senilai Rp 2,216 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 71 saham naik, 66 saham turun dan 61 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Timah (TINS) naik Rp 400 menjadi Rp 10.700, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 150 menjadi Rp 10.300, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 150 menjadi Rp 5.250, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 9.400 dan Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 50 menjadi Rp 3.800.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 menjadi Rp 14.250, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 4.950 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 10 menjadi Rp 1.500.
(ir/ir)











































