Sampoerna Agro Lirik Lantai Bursa
Sabtu, 17 Mar 2007 13:24 WIB
Jakarta - Keluarga Sampoerna bakal kembali melantai di bursa saham. Putra Sampoerna dikabarkan akan membawa bendera Sampoerna Agro menjadi perusahaan publik.Keluarga Sampoerna telah meninggalkan arena pasar saham tahun 2005 setelah menjual saham perusahaan rokoknya PT HM Sampoerna Tbk kepada Philips Morris.Kabar yang berhembus di lantai bursa, perusahaan perkebunan tersebut akan masuk ke Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada semester I tahun ini.Direktur Pencatatan BEJ Eddy Sugito juga mengaku telah mendengar rumor soal IPO perusahaan Keluarga Sampoerna itu."Kabarnya di pasar begitu tapi mereka sama sekali belum memasukkan berkas atau hearing dengan kami," kata Eddy ketika dihubungi detikFinance, Sabtu (17/3/2007).Sampoerna Agro mempunyai lebih dari 73 ribu hektar lahan perkebunan kelapa sawit dan telah mengoperasikan 5 pabrik pengolahan CPO dengan total kapasitas 350 metrik ton per jam.Pada tahun 2006, Sampoerna Agro memproduksi lebih dari 1,1 juta ton tandan buah segar dan 240 ribu ton CPO. Kedepannya Sampoerna Agri telah mempunyai akses ke lebih dari 85 ribu hektar lahan di Sumatra Selatan, Kalimantan untuk dijadikan perkebunan minyak kelapa sawit (oil farm).Sampoerna Agro juga memproduksi benih kelapa sawit. Selama ini produksi CPO-nya diekspor antara lain ke Malaysia. Cikal bakal Sampoerna Agro adalah PT Selapan Jaya yang didirikan tahun 1980-an di Sumatra.Menurut Eddy, saat ini memang sudah ada beberapa perusahaan perkebunan yang akan masuk bursa. Perusahaan tersebut salah satunya bernama Bisi Internasaional. "Itu perusahaan perkebunan milik Charoen. Mereka rencananya akan memakai laporan keuangan Desember 2006, jadi paling lambat listing kuartal kedua," jelas Eddy.
(ir/ir)











































