Rupiah Pantang Mundur

Rupiah Pantang Mundur

- detikFinance
Kamis, 22 Mar 2007 17:48 WIB
Jakarta - Bergandengan dengan mata uang regional lainnya, nilai tukar rupiah maju terus. Selain ditopang fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, rupiah juga disokong oleh hasil rapat Bank Sentral Amerika (The Fed).Pada perdagangan Kamis (22/3/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah ditutup pada level 9.105 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.132 per dolar AS.Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aslim Tadjudin, penguatan rupiah ini tidak terlalu dipengaruhi oleh penguatan ringgit setelah Bank Sentral Malaysia melakukan liberalisasi. Menurut Aslim, rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh mata uang yen, ketimbang ringgit.Penguatan rupiah, menurut Aslim. juga dipengaruhi oleh keputusan The Fed yang mematok suku bunganya pada 5,25 persen. "Fed kan menahan 5,25 persen. Dalam siaran persnya disebutkan mereka akan melonggarkan kebijakan. Jadi pasar menganggap akan ada kemungkinan Fed rate akan turun lagi. Ini berpengaruh pada semua mata uang utama," ujar Aslim kepada detikFinance. (qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads