Rights Issue BNI Bisa Ditambah 5%
Senin, 26 Mar 2007 13:03 WIB
Jakarta -
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sudah memastikan jumlah secondary offering dan rights issue yang akan dilepas masing-masing sebesar 15 persen. Namun untuk rights issue jumlah masih bisa bertambah hingga 5 persen lagi."Untuk rights issue juga 15 persen ditambah 5 persen yang sifatnya optional, artinya jika tidak sesuai target kita bisa tambah 5 persenlagi untuk rights issue," kata Direktur Utama BNI, Sigit Pramono.Hal itu diungkapkan Sigit usai acara Asian Banker Summit 2007, di Hotel Shangri-la, Jakarta (26/3/2007).Sigit berharap secondary offering dan rights issue dapat dilaksanakan pada semester I-2007."Tapi jika tidak bisa, kita akan menggunakan data keuangan triwulan I-2007, artinya mungkin bisa dilaksanakan di bulan Juli atau Agustus," imbuhnya. Sigit menambahkan bahwa sampai saat ini, perseroan belum mendapatkan persetujuan secara resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Menurut Sigit, perseroan sedang menunggu keputusan dari DPR dalam waktu maksimal 2 hari ini mengenai kepastiannya. "Sekarang sedang dalam pembahasan di tingkat pimpinan di DPR," jelasnya.
(dnl/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































