Gedung Bimantara dan IAT Dilego

- detikFinance
Selasa, 27 Mar 2007 14:49 WIB
Jakarta - Pergantian nama PT Bimantara Citra Tbk menjadi PT Global Mediacom Tbk akan diikuti dengan aksi cuci gudang anak usahanya yang tidak terkait dengan bisnis media dan telekomunikasi.Dua anak usaha Bimantara yang akan dilego adalah PT Usaha Gedung Bimantara yang berlokasi di Kebon Sirih Jakarta dan PT Indonesia Air Transport (IAT)."RUPSLB telah memberikan persetujuan untuk mendivestasi unit usaha yang tidak terkait dengan bidang media dan telekomunikasi yaitu PT Usaha Gedung Bimantara," kata Hary Tanoesoedibjo, dalam jumpa pers usai RUPS di Gedung Bimantara, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (27/3/2007).Tanoe menambahkan, divestasi IAT merupakan salah satu agenda anak usaha yang akan didivestasikan tahun ini."Karena nilai perusahaannya kecil, IAT tidak perlu meminta persetujuan RUPS. Tapi belum diputuskan bagaimana cara divestasinya," ujar Tanoe.Dengan menjual PT Usaha Gedung Bimantara dan PT Indonesia Air Transport, Tanoe memperkirakan tahun ini perseroan akan mencatat laba bersih di atas Rp 1 triliun dan pendapatan Rp 5 triliun.Ke depannya, lanjut Tanoe, PT Global Mediacom Tbk akan bertumpu pada tiga anak usahanya. Pertama, PT Media Nusantara Citra (MNC) yang bergerak di media dan content. Kedua, PT Mobile-8 (Fren) yang bergerak di telekomunikasi CDMA dan ketiga, media berlangganan melalui PT MNC Sky Vision (Indovision).Untuk MNC Sky Vision, RUPSLB menyetujui untuk menambah kepemilikan PT Global Mediacom Tbk di perusahaan ini paling sedikit 51 persen. Perseroan telah menganggarkan dana US$ 120 juta untuk penambhan saham tersebut."Untuk akuisisi MNC Sky Vision dari finansial kita cukup solid, jadi dari keuangan tidak ada masalah, dananya sebagian dari divestasi dan IPO MNC," katanya.IPO MNCRUPSLB juga menyetujui divestasai saham Bimantara di MNC sebesar 10 persen melalui IPO. Selain menjual saham Bimantara, nantinya MNC akan menerbitkan saham baru sehingga total IPO MNC sebesar 20-30 persen.Perseroan telah menunjuk penjamin emisi untuk IPO MNC yaitu UBS Securities, Deutsche Securities, Lehman Brothers, Danareksa dan Bhakti Securities.

(ir/qom)