Rusuh IPO Perdana Karya, Patalian Mundur

Rusuh IPO Perdana Karya, Patalian Mundur

- detikFinance
Rabu, 28 Mar 2007 16:06 WIB
Jakarta - PT Patalian Water Securindo akhirnya mengundurkan diri dari posisipenjamin emisi PT Perdana Karya Perkasa Tbk terkait dengan kisruh penawaran saham IPO emiten tersebut.Perdana Karya saat ini tengah melakukan beauty contest untuk memilih lead underwriter yang baru. Sementara dua penjamin emisi lainnya PT Investindo Sekuritas, dan PT Danasakti Securities tengah berkoordinasi."Patalian telah mengajukan surat pengunduran diri melalui surat tertanggal 27 Maret 2007," kata Sekretaris Perusahaan Perdana Karya, Henry Chevalier dalam konferensi pers, di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (28/3/2007).Surat yang ditandatangani Dirut Patalian Sugeng Purwahandaya, tidak menjelaskan alasan pengunduran diri sebagai penjamin emisi. Namun kedua belah pihak menyetujui untuk membebaskan tanggung jawab terhadap seluruh biaya yang telah dikeluarkan Patalian dan Perdana Karya dalam proses penawaran umum perdana."Kami respek dengan pengunduran diri mereka," ujarnya.Henry mengatakan pihaknya belum memutuskan apakah akan mengambil langkah hukum terhadap mundurnya Patalian. Perdana Karya masih akan berkonsentrasi pada proses pelaksanaan penawaran umum."Kami sudah mengajukan langkah-langkah dan skenario ke Bapepam, nanti Bapepam yang memilih," ujarnya.Dengan mundurnya Patalian, Henry mengatakan Perdana Karya masih optimistis dengan target penawaran umum perdana yang dicanangkan sebelumnya.Informasi yang beredar di pasar, nasabah telah menyetorkan dana hingga ratusan miliar rupiah ke Patalian. Padahal masa penawaran belum resmi dibuka karena pernyataan efektif dari Bapepam belum keluar.Investor mulai panik karena sampai triwulan I-2007 saham Perdana Karya belum juga tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Pencatatan saham Perdana Karya Perkasa di BEJ tertunda sampai waktu yang belum ditentukan dari rencana semula 6 Februari.Masalah semakin kisruh ketika induk usaha Patalian yaitu PT Sarana Perdana Indoglobal (SPI) dilaporkan nasabahnya ke polisi atas penggelapan dana nasabah yang dituding melarikan dana investor sebesar Rp 2 triliun. Pemegang saham mayoritas Patalian ternyata pemilik SPI. (ard/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads