Laba PGN Tahun 2006 Ngejos

Laba PGN Tahun 2006 Ngejos

- detikFinance
Jumat, 30 Mar 2007 10:57 WIB
Jakarta - Meski sempat mengalami kendala pasokan gas di Jawa Timur, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 1,89 triliun pada tahun 2006, yang berarti naik hingga 120 persen dibanding laba tahun 2005. Sementara pendapatan PGN pada tahun 2006 mencapai Rp 6,63 triliun, atau meningkat 22 persen dibanding pendapatan di tahun 2005. Laba usaha tahun 2006 tercatat sebesar Rp 2,39 triliun, atau meningkat 54 persen dibanding laba usaha tahun 2005.Demikian laporan keuangan PGN yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Aryanto Amir Jusuf & Mawar - RSM International dan diterima detikFinance, Jumat (30/3/2007).Menurut Djoko Pramono, Direktur Keuangan PGN, pendapatan sebesar Rp 6,63 triliun ini berasal dari bisnis distribusi sebesar Rp 5,53 triliun dan dari bisnis transmisi sebesar Rp 1,1 triliun. Ia menambahkan, meskipun PGN menghadapi kendala pasokan di wilayah Jawa Timur, namun volume penjualan distribusi mengalami peningkatan sebesar 5 persen dari 308 MMSCFD (juta kaki kubik per hari) menjadi 323 MMSCFD. Kenaikan volume ini berasal dari penambahan pelanggan dan peningkatan volume penjualan di wilayah Batam. Sedangkan dari bisnis transmisi, volume gas yang diangkut juga meningkat sebesar 13 persen menjadi 681 MMSCFD. Kenaikan terbesar diperoleh dari jalur pipa transmisi Grissik-Singapura yang meningkat 27 persen dari 177 MMSCFD menjadi 225 MMSCFD.PGN mencapai EBITDA sebesar Rp 2,95 triliun dan EBITDA marjin 44,44 persen. Total aset PGN per 31 Desember 2006 sebesar Rp 15,11 triliun terdiri dari aktiva lancar Rp 1,97 triliun dan aktiva tidak lancar Rp 13,14 triliun. Sedangkan di sisi lain total kewajiban lancar sebesar Rp 1,36 triliun, dan kewajiban tidak lancar sebesar Rp 7,49 triliun. Rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity ratio) perusahaan tahun 2006 adalah 57:43 mengalami perubahan dari tahun sebelumnya yaitu 60:40. Penguatan rupiah atas dolar AS sepanjang tahun 2006 juga telah memberikan tambahan kontribusi pendapatan dari keuntungan translasi kurs (translation gain) sebesar Rp 300,17 miliar.Djoko optimis bahwa kinerja keuangan PGN untuk tahun 2007 akan terus bertumbuh dengan mulai beroperasinya Pipa Transmisi SSWJ yang akan membawa gas dari Lapangan Gas Pertamina di Pagardewa dan dari Lapangan Gas ConocoPhillips di Grissik. Keduanya di Sumatera Selatan, untuk pelanggan industri di daerah Jawa bagian Barat. Seiring dengan itu volume distribusi akan meningkat dari 323 MMSCFD tahun 2006 menjadi sekitar 555 MMSCFD pada 2007. (qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads