Inflasi Rendah, IHSG Meroket

Inflasi Rendah, IHSG Meroket

- detikFinance
Senin, 02 Apr 2007 16:29 WIB
Jakarta - Pengumuman inflasi Maret 2007 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang hanya sebesar 0,24 persen membuat gembira pelaku pasar.Investor langsung berburu saham-saham unggulan seperti perkebunan, tambang dan telekomunikasi yang membawa indeks saham menuju puncak tertingginya. Pada penutupan perdagangan saham Senin (2/4/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 18,460 poin (1,01%) pada level 1.849,384.Turunnya inflasi Maret dibanding Februari yang sebesar 0,62 persen membuat investor percaya BI akan kembali menurunkan BI Rate.Indeks LQ-45 naik 4,497 poin (1,15%) pada level 395,414 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,644 poin (0,84%) pada level 317,889.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 30.386 kali, dengan volume 2,230 miliar unit saham, senilai Rp 3,190 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 94 saham naik, 72 saham turun dan 60 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 400 menjadi Rp 13.000, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 400 menjadi Rp 6.600, Timah (TINS) naik Rp 250 menjadi Rp 12.100, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.200, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 11.950, Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 6.350, dan Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 9.900. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 50 menjadi Rp 3.525, Barito Pacific Timber (BRPT) turun Rp 40 menjadi Rp 780 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 1.310. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads