Semen Gresik Minta Porsi Dividen Maksimum 35%
Senin, 02 Apr 2007 18:56 WIB
Jakarta - PT Semen Gresik Tbk meminta pemerintah selaku pemegang saham mayoritas untuk mengurangi porsi dividen tahun 2006 maksimal 35 persen dari total laba bersih tahun 2006. Hal ini karena perseroan membutuhkan banyak dana untuk investasi dan ekspansi tahun ini."Kami mengharapkan pembayaran dividen tahun ini tidak lebih dari 35 persen," kata Direktur Keuangan perseroan Cholil Hasan usai konferensi pers di Hotel Crown Plaza, Jakarta, Senin (2/4/2007).Pemerintah sebelumnya meminta setoran dividen BUMN sebesar 50 persen dari laba bersih.Direktur Utama Semen Gresik Dwi Sutjipto mengatakan, tahun ini perseroan menganggarkan dana belanja modal sebesar US$ 45 juta. Dana tersebut antara lain digunakan untuk meningkatkan kapasitas pabrik-pabrik semen, sehingga diperoleh kapasitas sebesar 18,5 juta ton tahun ini."Kami rasa pemegang saham akan melihat kebutuhan ini, sehingga cash yang adaakan digunakan untuk pengembangan usaha kami," jelasnya.Tahun ini perseroan memperkirakan konsumsi semen nasional akan mengingkat lebih tinggi dari 5,4 persen. Peningkatan tersebut didorong beberapa faktor antara lain adalah tingkat PDB 2007 dan antisipasi terhadap pemulihan bencana alam dan pembangunan infrastruktur.Dwi juga mengatakan bahwa kenaikkan konsumsi semen di 2007 akan terjadi karena permintaan kredit kepemilikan rumah yang meningkat akibat penurunan suku bunga.Tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan laba bersih di atas 29 persen dan penjualan sebesar 17,2 ton. Pangsa pasar juga akan dijaga di level 46,7 persen."15 juta ton untuk konsumsi dalam negeri, sementara 2 juta ton untuk konsumsiekspor," ujarnya.Untuk rencana pembentukan holding, Dwi mengatakan bahwa hal ini masih dalam tahap pengkajian. "Kami kerjasama dengan JP. Morgan mengenai rencana restrukturisasi, baik itu dari segi capital, ataupun corporate action, dan pada kuartal II 2007 akan selesai pengkajiannya dan hasilnya seperti apa," ujarnyaMenurutnya JP Morgan juga mengkaji kemungkinan perseroan untuk melakukan stock split.
(ard/qom)











































