Jaga Harga Pasaran
Timah Pilih Tahan Produksi
Selasa, 03 Apr 2007 11:53 WIB
Jakarta -
Produsen timah terbesar dunia, PT Timah Tbk memilih untuk mempertahankan produksinya sebesar 45.000 ton per tahun. Angka produksi yang sama dengan tahun 2006 dilakukan PT Timah untuk menjaga harga di pasaran internasional. "Saya kira sekarang 45.000. Sama kayak tahun kemarin. Kalau terlalu banyak di pasar nanti mengganggu harga," ujar Komisaris PT Timah Tbk R Sukhyar di kantor Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (3/4/2007). Sebagian besar produksi tersebut akan dilempar ke pasar ekspor seperti tahun-tahun sebelumnya, dan hanya sedikit yang akan dipasarkan di dalam negeri. Ia menambahkan, harga timah tahun ini harus lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Diprediksi harga kali ini akan mencapai US$ 13.000 per ton. "Harga pasar harusnya lebih besar dari dulu," ujarnya.
(lih/qom)










































