Pendanaan Pasar Modal Bisa Imbangi Dominasi Perbankan

Pendanaan Pasar Modal Bisa Imbangi Dominasi Perbankan

- detikFinance
Selasa, 03 Apr 2007 15:17 WIB
Jakarta - Pemerintah akan terus mendorong penguatan pasar modal untuk tujuan sebagai sumber pendanaan menyamai dominasi perbankan, agar sektor finansial di Indonesia menjadi berimbang. Hal ini dikatakan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan LembagaKeuangan (Bapepam-LK), Fuad Rahmany pada seminar 'Strategi Pendanaan Melalui Penerbitan Obligasi' di Hotel Borobudur, Jakarta (3/4/2007)."Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia pada 1997 diakibatkan karena pasar modal kita belum kuat sehingga semua pendanaan bersumber dari perbankan, karena itu pemerintah mendorong pengembangan pasar modal untuk menyamai perbankan," ujar Fuad.Fuad mengatakan perkembangan pasar obligasi saat ini cukup bagus. "Total outstanding obligasi korporasi sekitar Rp 60 triliun, sementara untuk obligasi pemerintah Rp 430 triliun, sektor terbesar adalah sektor komunikasi," ujarnya.Pemerintah juga ingin agar perusahaan-perusahaan dapat mencari pendanaan melalui pasar modal. "Instrumen obligasi merupakan alternatif yang bagus di tengah kecenderungan penurunan suku bunga saat ini dan potensi obligasi korporasi di Indonesia masih sangat besar, karena banyak perusahaan yang belum mengenal dan tertarik dengan pasar obligasi," ungkapnya.Fuad juga mengatakan potensi obligasi bisa ratusan triliun rupiah yang belum tergali oleh korporasi di Indonesia. "Padahal saat ini dari segi suku bunga, obligasi sangat berkompetisi dibandingkan dengan suku bunga pinjaman dari bank," imbuhnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads