Carry Trade Tak Sapa Rupiah

Carry Trade Tak Sapa Rupiah

- detikFinance
Rabu, 04 Apr 2007 17:04 WIB
Jakarta - Aksi carry trade kembali 'mewabah' di Jepang. Namun aksi tersebut tidak mampir ke Indonesia. Nilai tukar rupiah pun tetap adem ayem.Pada perdagangan Rabu (4/4/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah terpantau pada level 9.112 per dolar AS atau terkoreksi 22 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.093 per dolar AS.Sementara pasar finansial Tokyo kembali diserang carry trade, menyusul ekspektasi Bank Sentral Jepang (BoJ) akan tetap memberlakukan kebijakan suku bunga rendah.Ekspektasi itu didasarkan pada survei Tankan yang semakin meyakinkan investor bahwa tidak akan ada lagi kenaikan suku bunga dalam pertemuan BoJ 9-10 April mendatang. Carry Trade adalah perilaku investor global yang mencari dana dari negara dengan suku bunga rendah, untuk kemudian diinvestasikan dalam mata uang dengan imbal hasil yang tinggi seperti peso, rupiah dll.Di Tokyo, dolar menguat atas yen di posisi 118,91 yen. Sementara euro berada di posisi 1,3337 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,3329 dolar. Terhadap yen, euro turun tipis di posisi 158,48 yen, dari sebelumnya di posisi 158,50."Tanpa prospek kenaikan suku bunga, investor sekali lagi melihat yen sebagai senjata finansial yang murah. Hal ini menyebabkan yen turun hingga posisi terendahnya dalam sebulan," ujar Darin Fetsko, analis dari PNC Bank seperti dikutip dari AFP.Dolar diprediksi akan terus menguat terhadap yen menyusul adanya dukungan data perekonomian AS terbaru. Dolar bahkan diprediksi tembus ke level 119 yen."Kami percaya akan ada kemungkinan dolar AS akan menguat hingga level 119 yen," jelas Shigeru Nakane, analis dari Reson Bank. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads