Rupiah Tak Boleh Menguat?
Kamis, 05 Apr 2007 08:38 WIB
Jakarta -
Masuknya dana asing yang besar ke lantai bursa dalam dua hari terakhir tidak berpengaruh terhadap penguatan rupiah.Rupiah justru melemah 20 poin ke level 9.110 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (4/4/2007).Pelemahan rupiah ini kembali berlanjut pada perdagangan valas pukul 08.24 WIB, Kamis (5/4/2007) di level 9.123 per dolar AS dan ditransaksikan di level 9.120-9.126 per dolar AS.Padahal aksi carry trade kembali muncul di pasar finansial Tokyo yang biasanya dananya diinvestasikan ke rupiah. Carry trade kembali terjadi menyusul ekspektasi Bank Sentral Jepang (BoJ) akan tetap memberlakukan kebijakan suku bunga rendah dalam pertemuan 9-10 April mendatang. Lalu kenapa dengan banjirnya dana asing tersebut rupiah justru seperti kurang gizi? Pelaku pasar valas mengatakan rupiah sengaja ditahan oleh BI di kisaran 9.100-an per dolar AS agar tidak terlalu menggangu ekspor.Penyebab lain melemahnya rupiah karena investor valas internasional cemas penurunan BI Rate akan memperkecil investasi keuntungan mereka. Libur panjang akhir pekan ini juga membuat investor lebih aman memilih mata uang keras.
(ir/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































