Blok Brantas Masih Punya Potensi Migas

Blok Brantas Masih Punya Potensi Migas

- detikFinance
Senin, 09 Apr 2007 17:10 WIB
Jakarta - Pemilik saham Lapindo Brantas Inc ramai-ramai ingin menjual sahamnya di Blok Brantas seperti yang telah dilakukan PT Medco Energi Internasional.Sebelumnya PT Energi Mega Persada Tbk juga ingin menjual sahamnya di Lapindo Brantas Inc namun tidak disetujui Bapepam. Penjualan tersebut masuk akal karena perusahaan itu enggan dibebani tingginya penanganan lumpur panas Lapindo.Namun kenapa masih ada yang mau membeli saham tersebut? Seperti 32 persen saham Medco Brantas yang dibeli oleh Grup Prakarsa. Direktur Utama Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro mengatakan, ketertarikan Grup Prakarsa untuk membeli 32 persen saham Medco Brantas adalah karena melihat masih adanya potensi tambang yang terdapat di Blok Brantas. Hal ini dikatakan oleh Hilmi Panigoro dalam acara ramah tamah dengan wartawan di Gedung Graha Niaga, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (9/4/2007). "Memang jika mau fair, masih banyak potensi eksplorasi, masih ada beberapa off shore yang belum dibor di Blok Brantas," ujarnya. Hilmi juga mengatakan bahwa Grup Prakarsa melihat bahwa potensi tersebut nilainya melebihi liabilitas 32 persen saham tersebut. "Blok Brantas ini kan besar dari mulai perbatasan Tuban hingga off shore-nya di Selat Madura," ungkapnya. Sementara mengenai harga penjualan saham tersebut yang nilainya US$ 100, Hilmi mengatakan harga ini hanyalah formalitas saja. "Sebenarnya nilai liabilitasnya sudah negatif, jadi harga tersebut hanya harga formalitas," ungkapnya. Meskipun begitu, Hilmi tidak mau menjelaskan siapa Grup Prakarsa dan Minarak Labuan yang menjadi penjaminnya. "Hal ini sangat confidential, kita tidak bisa memberitahu kecuali kepada otoritas (Bapepam), karena itu tersebut dalam akte jual-beli," ungkapnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads