Telkom Menangkan Kontrak Transponder di Timor Leste
Jumat, 13 Apr 2007 18:46 WIB
Jakarta - Perusahaan telekomunikasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memenangkan kontrak penyewaan transponder satelit yang diselenggarakan Dewan Penyiaran Radio dan Televisi Timor Leste (Radio Televisao de Timor Leste-RTTL). Penandantangan kontrak dilaksanakan di Dili, Jumat (13/4/2007) dengan nilai sebesar US$ 1,3 juta. Dalam penandatanganan kontrak kerjasama tersebut, Telkom diwakili Direktur Enterprises and Wholesale Arief Yahya, sedangkan pemerintah Timor Leste diwakili oleh Director Procurement Services at Ministry of Planning and Finance Gregorio Ferreira da Silva. Penandatangan disaksikan juga oleh Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi Timor Leste Inacio Moreira, Menteri Ketua Dewan Menteri Timor-Leste Antoninho Bianco, President RTTL Expedito Dias Ximenes, dan Duta Besar RI untuk Timor Leste Achmad Bey Sofwan.Arief mengatakan, penandatanganan kotrak ini merupakan bukti kepercayaan Timor Leste untuk ikut serta membangun infrastruktur telekomunikasi di negara tersebut."Bukan semata-mata nilai kontrak yang kami lihat, melainkan kepercayaan negara Timor Leste terhadap Telkom untuk ikut membangun infrastruktur telekomunikasi di Timor Leste," kata Direktur Enterprises and Wholesale Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima detikFinance..Ia berharap kerjasama penyewaan transponder satelit ini akan membuka kerjasama di bidang lain dengan negeri seluas 15.007 kilometer persegi dan berpenduduk sekitar 1.040.880 jiwa tersebut. Telkom yakin bisa memberikan layanan yang memadai karena telah memiliki pengalaman membangun jaringan telekomunikasi di wilayah timor Leste."Telkom sudah berkiprah di kawasan tersebut, sehingga Telkom cukup memahami situasi dan kondisi pertelekomunikasian di negara itu," ujarnya.Kedepannya Telkom akan mengembangkan kerjasama serupa untuk tingkat regional.Satelit Telkom-1 yang diluncurkan pada 12 Agustus 1999 menggunakan wahana Ariane 4 dan menempati slot orbit 108E. Satelit Telkom-1 memiliki kapasitas 36 transponder, saat ini antara lain digunakan untuk memenyiarkan layanan TV kabel TelkomVision.
(ard/qom)











































