IPO PTPN III Sulit Digeber 2007

IPO PTPN III Sulit Digeber 2007

- detikFinance
Sabtu, 14 Apr 2007 13:25 WIB
Jakarta - Pelaksanaan privatisasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III sulit dilakukan pada tahun ini. Sebelumnya perseroan berharap bisa dilaksanakan November 2007."Tahun ini saja kan sudah cukup banyak yang akan diprivatisasi, kira-kira ada Rp 7 triliun, apakah pasar mampu menyerap sebanyak itu," ujar Sekretaris Menteri Negera BUMN Said Didu disela-sela acara Forum Koordinasi BUMN, di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (14/4/2007).Menurut Didu, agar target tercapai lebih baik privatisasi BUMN tidak dilakukan bersamaan sekaligus."Untuk PTPN III, kan kita harus melihat dulu dolumen permohonannya, nanti baru kita berikan ke Komite Privatisasi dan diajukan ke DPR, jadi tidak bisa secepat itu," jelasnya. Didu mengatakan bahwa pemerintah memang akan melakukan privatisasi untuk PTPN III tapi tidak bisa tahun ini."Tujuan privatisasi PTPN III ini adalah untuk membuatnya makin transparan," ujarnya.Didu mengakui, tahun ini memang saat yang bagus untuk privatisasi PTPN III karena harga komoditi yang sedang tinggi di tahun ini khususnya harga CPO dan karet. "Tapi ada variabel lain yang kita pertimbangkan, dan siapa tahun di tahun depan harga komoditi bisa lebih bagus lagi," imbuhnya. Mengenai pendanaan dari privatisasi BUMN, Didu mengatakan bahwa pemerintah sudah menyadari kalau dana privatisasi tidak bisa lagi dijadikan sumber pendanaan negara. "Dana privatisasi BUMN jauh lebih penting kalau dana itu dipakai untuk pengembangan usaha BUMN itu sendiri," jelasnya. "Karena itu kami setuju untuk PTPN III ini privatisasi, namun secara informal dulu karena mereka memang butuh dana untuk ekspansi, Tapi tidak bisa di tahun ini," tegas Didu. (dnl/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads