Salim Revisi Bisnis di India
Senin, 16 Apr 2007 10:38 WIB
Kolkata - Perusahaan Indonesia Salim Group memutuskan untuk merevisi rencana bisnisnya dalam proyek pengembangan industri kimia SEZ di India.Revisis itu dilakukan setelah terjadi kerusuhan pada 14 Maret 2007 di Nandigram dan adanya perubahan dari pemerintah pusat mengenai kebijakan SEZ.Seperti dikutip dari Economictimes India, Senin (16/4/2007), Salim Group memutuskan untuk menata lagi rencana pusat industri kimia SEZ setelah pemerintah berniat melakukan perubahan lokasi agar tidak menimbulkan masalah.Salim Group mengajukan proposal untuk mengerjakan proyek New Kolkata International Development (NKID) yang akan melakukan kerja sama dengan Prasun Mukherjee Universal Success dan Unitech. NKID melakukan investasi proyek infrastruktur pemerintah. Juru bicara Prasun Mukherjee mengatakan pihaknya segera mengerjakan seluruh proyek dengan sebelumnya melakukan revisi bisnis. "Kami sangat memperhatian perubahan regulasi yang ada karena ini adalah untuk kebaikan semua pihak," katanya.Namun Grup Salim sendiri belum memutuskan apakah akan memindahkan industri kimia SEZ yang mencakup 10.000 hektar dari Nadigram. Kegiatan ekonomi di wilayah itu sendiri sulit dilakukan tanpa adanya dukungan dari partai politik Perubahan yang dilakukan menurut Mukherjee bukan dalam bentuk pengurangan besaran proyek infrastruktur.Sebelumnya pemerintah India telah memberikan sinyal aan memindahkan proyek kimia SEZ ke Hadia.Pada kerusuhan 14 Mei lalu sedikitnya tujuh orang petani India tewas setelah bentrok dengan polisi di negara bagian Benggala Barat.Petani melakukan demo menolak rencana pemerintah untuk mengambil alih lahan pertanian hingga 4.000 hektar yang akan dipakai untuk pusat industri kimia Grup Salim.
(ir/qom)











































