IHSG di Puncak Gunung
Senin, 16 Apr 2007 16:24 WIB
Jakarta - Pasar saham terus melesak ke rekor baru. Rencana perombakan (reshuffle) kabinet pemerintah SBY tidak menghalangi indeks saham menuju puncak gunung tertingginya.Pada penutupan perdagangan saham, Senin (16/4/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 22,670 poin (1,17%) pada level 1.963,822.Bursa regional seperti Nikkei dan Hang Seng yang naik tajam menjadi pemicu bergeraknya indeks ke level tertingginya. Saham-saham unggulan dan lapis dua menjadi incaran pelaku pasar.Selain terdorong bursa regional, perburuan saham oleh investor juga terkait dengan keluarnya laporan keuangan emiten triwulan I-2007 dan antisipasi pembagian dividen tahun buku 2006.Indeks LQ-45 naik 5,813 poin (1,39%) pada level 425,573 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,678 poin (1,39%) pada level 341,250.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 43.250 kali, dengan volume 2,933 miliar unit saham, senilai Rp 3,867 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 102 saham naik, 47 saham turun dan 75 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 850 menjadi Rp 15.450, Timah (TINS) naik Rp 250 menjadi Rp 14.500, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 250 menjadi Rp 10.850, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 5.450, Agis (TMPI) naik Rp 70 menjadi Rp 980, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 75 menjadi Rp 3.725.Sedangkan saham-saham yang turun harganya top losser antara lain, Truba Alam Manunggal Engineering (TRUB) turun Rp 30 menjadi Rp 850, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 25 menjadi Rp 3.600, dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 1.350.
(ir/ir)











































