Poundsterling Tekuk Dolar AS
Rabu, 18 Apr 2007 08:51 WIB
Jakarta - Mata uang Inggris poundsterling terus terbang dan bertengger di level 2,0063 per dolar AS. Untuk pertama kalinya sejak tahun 1992 poundsterling berhasil menekuk dolar AS.Posisi poundsterling di level 2 per dolar AS telah terjadi sejak perdagangan Selasa kemarin (17/4/2006). Posisi diatas 2 per dolar AS ini terus menunjukkan tanda-tanda penguatan lagi.Seperti dikutip BBCNews, Rabu (18/4/2007), mata uang negeri Ratu Elizabeth ini menguat karena terdorong ekspektasi pasar akan segera naiknya suku bunga Inggris dari saat ini sebesar 5,25 persen untuk menjaga inflasi.Pasalnya, inflasi Inggris per Maret naik menjadi 3,1 persen yang merupakan inflasi tertinggi sejak 1997. Pencapaian inflasi Maret ini juga telah melebihi target pemerintah yang sebesar 3 persen.Para ekonom memperkirakan keputusan kenaikan suku bunga akan dilakukan dalam pertemuan bank sentral Inggris atau Bank of England (BOE) pada 10 Mei mendatang.Penguatan poundsterling ini memberikan keuntungan kepada warga Inggris yang akan berkunjung ke AS. Namun di sisi lain hal tersebut justru menyulitkan eksportir.Sementara mata uang rupiah pada perdagangan valas pukul 08.30 WIB, Rabu (18/4/2007) ada di posisi 9.081 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.078-9.085 per dolar AS.Posisi rupiah pagi ini stabil dibanding dengan penutupan perdagangan valas Selasa kemarin (17/4/2007) di level 9.085 per dolar AS.Pelaku pasar memperkirakan rupiah akan bergerak terbatas dan ruang penguatannya semakin tipis karena belum ada insentif segar.
(ir/ir)











































