Panorama Tawarkan Saham IPO Rp 175-245
Rabu, 18 Apr 2007 15:03 WIB
Jakarta - Penawaran saham perdana (IPO) perusahaan transportasi PT Panorama Transportasi (Panorama) Tbk yang dikenal dengan merk dagang Wild Horse menawarkan kisaran harga saham perdananya Rp 175 hingga Rp 245 per saham. Perseroan akan menawarkan sebanyak 128 juta saham baru atau sekitar 30 persen dari total saham. Target dana yang akan diraih dari IPO tersebut adalah sebesar Rp 22,4 miliar hingga Rp 31,36 miliar."Kami menargetkan perolehan dana sekitar Rp 30 miliar," kata Dirut PT Panorama Transportasi Tbk Satrijanto Tirtawisata, usai acara paparan publik dan due diligence, di Hotel Millenium, Kebon Sirih, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2007). Menurut Satrijanto, sebagian besar dana tersebut atau sebanyak 91,93 persennya akan digunakan untuk pembelian 50 armada bus baru dan renovasi armada lama. Sisanya digunakan untuk pembangunan pool dan bengkel di Jakarta."Tingginya permintaan akan jasa transportasi menimbulkan keinginan untuk menambah armada tahun ini diharapkan ada penambahan armada 50 unit dengan total belanja modal Rp 28,5 miliar," ujarnya.Perseroan juga akan menerbitkan 25,6 juta waran (saham) seri I yang akan dibagikan secara cuma-cuma kepada setiap 5 saham baru. Waran ini berlaku selama 5 tahun dengan periode pelaksanaan mulai 3 Desember 2007 sampai 30 Mei 2012 dengan harga maksimal 125 persen dari harga penawaran perdana saham. Hasil dana waran seri satu ini untuk tambahan modal kerja.Perseroan juga memiliki kebijakan pembayaran dividen. Jika laba bersih yang diperoleh Rp 10 miliar maka dividen yang akan dibagikan sebesar 10-15 persen. Dan jika laba bersih lebih Rp 10 miliar, dividen yang dibagikan 20 persen. Perseroan menargetkan laba bersih sebesar lebih dari Rp 10 miliar bisa dicapai pada tahun 2009.Rencananya Panaroma akan mencatatkan sahamnya di BEJ pada 31 Mei 2007. Masa book building 18 April sampai 1 Mei 2007. Masa pernyataan efektif dari Bapepam diharapakan dapat diperoleh tanggal 18 Mei dan masa penawaran 23-25 Mei. Sementara lead penjamin emisinya adalah PT Danpac Sekuritas. Corporate Finance Manager Danpac Gregorius Cahyo mengatakan, bahwa pihaknya masih menyeleksi beberapa sekuritas lain yang akan menjadi anggota penjamin emisi.
(hdi/hdi)











































