Isu Regional Bayangi IHSG

Isu Regional Bayangi IHSG

- detikFinance
Jumat, 20 Apr 2007 08:25 WIB
Jakarta - Pasar saham kini tengah berkiblat ke masalah ekonomi Cina yang kepanasan. Perjalanan indeks saham masih akan mengikuti gerak bursa regional. Pasar mengantisipasi kemungkinan bank sentral Cina melakukan kebijakan moneter ketat seperti menaikkan suku bunga untuk melambatkan ekonominya. Jika itu terjadi maka Cina akan mengerem permintaan komoditasnya yang tinggi di pasar internasional.Pada perdagangan saham akhir pekan Jumat (20/4/2007) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan mengalami tekanan.Namun tingginya penurunan indeks pada Kamis kemarin (19/4/2007) hingga 41 poin kemungkinan akan membawa indeks mengalami rebound tipis. Sentimen dari dalam negeri sejauh ini tidak begitu signifikan pengaruhnya. Pada penutupan perdagangan saham, Kamis kemarin (19/4/2007), IHSG terjun bebas hingga 41,324 poin (2,11%) pada level 1.918,353 terseret anjloknya bursa regional karena dipicu overheating ekonomi Cina. Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas. Bhakti SecuritiesIndeks kembali mengikuti gerak bursa regional yang rata-rata turun 2 persen pada perdagangan kemarin terkait dengan sentimen negatif dari perkiraan akan dinaikkannya suku bunga Cina untuk mengurangi laju pertumbuhan ekonominya. Indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan masih akan mengalami tekanan dengan kisaran pergerakan di 1.900-1.934.BNI SecuritiesIHSG terhempas angin utara, berpeluang kembali ke kisaran 1.915-1.885. Pada sesi kedua waspadai koreksi ke atas, sebagai reaksi short covering menjelang akhir minggu, namun diperkirakan tak kan lebih dari 1.944. Pola trading jangka pendek sebaiknya menjadi pilihan antara lain PGAS, TINS, LSIP. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads