PGN Belum Pastikan Terima Utang IFC

PGN Belum Pastikan Terima Utang IFC

- detikFinance
Senin, 23 Apr 2007 13:01 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) belum bisa memastikan untuk menerima utang dari International Finance Corporation (IFC) sebesar US$ 50 juta.Kalaupun PGN tertarik untuk menggunakannya, pinjaman itu akan masuk dalam pinjaman dari konsorsium Asian Development Bank (ADB) yang terdiri dari ING, KFW, IDB, dan ADB sendiri."IFC itu baru offer (penawaran), masih harus ditanya PGN apakah akan memanfaatkan atau tidak, belum tentu dimanfaatkan," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Widyatmiko Bapang saat dihubungi wartawan via telepon, Senin (23/04/2007).IFC sebelumnya akan memberi pinjaman ke IFC untuk mendanai proyek-proyek baru perusahaan pelat merah itu. Namun menurut Bapang, hingga kini perseroan belum ada rencana membuat proyek baru."Saya tekankan, proyek-proyek baru yang disebutkan sama sekali tidak ada. Tidak ada investasi baru," ujarnya.PGN saat ini memang sedang memproses pinjaman dari konsorsium ADB, namun proses itu belum selesai sehingga dana pinjaman pun belum digunakan.Sebagai dana talangan, PGN mendapat dana dari ING Bank, bank asal Belanda terlebih dulu.Pinjaman dari konsorsium ADB mencapai US$ 225 juta dan akan digunakan untuk proyek kelanjutan pipanisasi South Sumatra-West Java (SSWJ).Jumlah itu baru sebagian dari kebutuhan total US$ 1,178 miliar.Sedangkan terkait tuntutan IFC agar manajemn PGN lebih sigap agar tidak terjadi lagi kejadian merosotnya saham PGN, Widyatmoko menanggapinya santai."Ah, itu kan biasa. Semua penyandang dana pasti begitu," ujarnya. (lih/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads