Blue Chip Merahkan IHSG
Selasa, 24 Apr 2007 16:30 WIB
Jakarta - Pasar saham terkena aksi ambil untung saham-saham blue chip. Investor melepas saham unggulan karena melihat terkoreksinya bursa regional dan Wall Street. Pada penutupan perdagangan saham Selasa (24/4/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,157 poin (0,26%) pada level 1.981,570.Pelepasan saham unggulan ini diyakini hanya bersifat temporer karena indeks masih berpeluang menuju level 2.000.Apalagi sejumlah sentimen positif siap mampir ke lantai bursa seperti kemungkinan deflasi di bulan April dan peluang penurunan BI Rate yang kian terbuka.Laporan keuangan emiten triwulan I-2007 juga masih dilahap investor terutama yang menunjukkan perbaikan kinerja. Indeks LQ-45 turun 2,855 poin (0,67%) pada level 424,754 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,675 poin (0,2%) pada level 342,278.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 54.555 kali, dengan volume 5,621 miliar unit saham, senilai Rp 4,325 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 96 saham naik, 74 saham turun dan 60 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya top losser antara lain, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 550 menjadi Rp 38.050, Timah (TINS) turun Rp 500 menjadi Rp 12.850, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 3.175, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 15.200 dan Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 10.500. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 150 menjadi Rp 14.200, Global Mediacom/Bimantara Citra (BMTR) naik Rp 140 menjadi Rp 1.190 dan Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp 90 menjadi Rp 1.060.
(ir/ir)











































