Indeks Saham Berkibar

Tembus 2.000

Indeks Saham Berkibar

- detikFinance
Kamis, 26 Apr 2007 12:32 WIB
Jakarta - Penantian pelaku pasar yang berharap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 2.000 terpenuhi. Indeks saham ukir rekor terbaiknya sepanjang sejarah bursa.Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (26/4/2007), IHSG melonjak 30,058 poin (1,51%) ke level 2.016,729.IHSG mengikuti kenaikan bursa regional dan global. Bursa Dow Jones tercatat menembus rekor baru di level 13.000."Kenaikan IHSG mengikuti pergerakan bursa regional dan global, sedangkan dari dalam negeri belum ada sentimen yang kuat," kata Alfiansyah, analis dari Sinarmas Securities ketika dihubungi detikFinance, Kamis (26/4/2007).Alfian melihat indeks di posisi 2.000 cukup wajar karena mengikuti pergerakan bursa global. "Kalau di bilang harga sahamnya sudah naik bisa, tapi harus juga dilihat fundamental saham itu," katanya.Menurut Alfian, di pasar saham memang ada siklus saat bursa mengalami kenaikan. "Biasanya bulan April, Mei, Juni itu indeks akan naik karena ada pembagian dividen dan melihat kinerja emiten yang sudah separuh tahun jalan," tutur Alfian.Apakah kenaikan ini ada kaitannya dengan rencana reshuffle kabinet? Alfian menilai, saat ini isu tersebut belum terlalu berpengaruh ke pasar saham karena pergerakan IHSG murni mengikuti bursa global.Menurut Alfian seberapa lama posisi IHSG di 2.000 juga sangat tergantung dari bursa regional. "Kalau regionalnya turun biasanya IHSG juga akan turun," katanya.Dengan tembusnya IHSG di level keramat 2.000, Alfian memperkirakan IHSG berpeluang ke 2.200. Dengan syarat tidak ada gangguan seperti bom atau kebijakan negara lain yang merugikan RI.Transaksi saham sesi I mencapai Rp 2,644 triliun dengan volume 3,402 miliar saham dan frekuensi 33.468 kali. Sebanyak 127 saham naik, 33 saham turun dan 44 saham stagnan.Saham-saham yang berjaya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 550 menjadi Rp 15.450, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 550 menjadi Rp 15.450, Telkom (TLKM) naik Rp 300 menjadi Rp 10.800, dan Indosat (ISAT) naik Rp 200 menjadi Rp 6.700. (ir/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads