Hati-hati Profit Taking Mengintai Lantai Bursa
Jumat, 27 Apr 2007 08:27 WIB
Jakarta -
Belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, investor kini mulai mewaspadai aksi profit taking setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tembus di rekor baru.Setelah tembus level 2.000 pelaku pasar diingatkan agar tidak terlena sehingga bisa mengantisipasi lebih baik jika indeks saham terjadi pembalikan arah.Pada perdagangan saham akhir pekan Jumat (27/4/2007), IHSG diprediksi masih punya peluang menguat meskipun terbatas.Mulai terbatasnya kenaikan bursa Dow Jones, meski tetap mencetak rekor baru di 13.105,50, memberikan indikasi IHSG pun akan bergerak terbatas.Pada penutupan perdagangan Kamis kemarin (26/4/2007), IHSG terbang 29,362 poin (1,48%) ke level 2.016,033.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesIndeks kini berada di area perdagangan baru 2.000-2.040 setelah kemarin indeks berhasil memecah pola konsolidasi dengan menguat 1,5 persen menjadi 2.016 mengikuti tren bursa regional. Sentimen laporan keuangan emiten serta ekspektasi turunnya angka inflasi kami perkirakan masih menjadi penyebab kenaikan indeks pada perdagangan hari ini. BNI SecuritiesIHSG menguat dipicu oleh kinerja big caps pada triwulan I-2007, dan didukung oleh sentimen positif indeks regional. Resistance di 2.029-2.064 dan support 2.006-1.980. Beberapa emiten yang masih berpeluang menguat adalah ANTM, ASII, ISAT.
(ir/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
