IHSG Tumbang di Bawah 2.000
Senin, 30 Apr 2007 16:31 WIB
Jakarta -
Setelah mencatat rekor tertingginya di posisi 2.019,68 pada akhir pekan lalu, kini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbang menjauhi level 2.000.Pada penutupan perdagangan saham, Senin (30/4/2007), IHSG jeblok 20,509 poin (1,02%) pada level 1.999,167.Saham-saham unggulan rontok menyusul anjloknya bursa regional. Investor melepas saham-saham unggulan untuk mencari keuntungan karena saham blue chip dinilai sudah sangat mahal.Sentimen kenaikan harga CPO juga tidak mampu melawan aksi jual saham besar-besaran tersebut. Indeks LQ-45 turun 7,447 poin (1,72%) pada level 424,574 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,597 poin (1,32 persen) pada level 344,963.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 67.485 kali, dengan volume 6,820 miliar unit saham, senilai Rp 4,109 triliun. Dari seluruh saham aktif ditransaksikan sebanyak 115 saham naik, 82 saham turun dan 48 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 500 menjadi Rp 14.400, Telkom (TLKM) turun Rp 250 menjadi Rp 10.500, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 5.250, Timah (TINS) turun Rp 100 menjadi Rp 11.950 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 3.075.Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Astra Graphia (ASGR) naik Rp 155 menjadi Rp 550, Central Proteinaprima (CPRO) naik Rp 110 menjadi Rp 515, dan Tunas Baru Lampung (TBLA) naik Rp 55 menjadi Rp 405.
(ir/ddn)










































