Arah IHSG Tergantung Inflasi atau Deflasi

Arah IHSG Tergantung Inflasi atau Deflasi

- detikFinance
Selasa, 01 Mei 2007 08:55 WIB
Jakarta - Pasar saham menantikan data ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan diumumkan siang ini. Inflasi atau deflasi menjadi penentu arah pergerakan indeks saham.Pada perdagangan saham Selasa (1/5/2007) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang berbalik arah meski kenaikannya terbatas.Pemerintah memprediksi pada April ini akan terjadi deflasi karena tidak ada kenaikan harga bahan pokok selama April. Sementara peringatan Hari Buruh 1 Mei (Mayday) yang berlangsung hari ini diperkirakan berlangsung aman sehingga tidak terlalu mengkhawatirkan pasar.Melejitnya harga CPO dunia juga akan menjadi perhatian pelaku pasar terutama imbasnya terhadap emiten perkebunan. Pada penutupan perdagangan saham, Senin kemarin (30/4/2007), IHSG jeblok 20,509 poin (1,02%) pada level 1.999,167.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesNaiknya reserve rasio di Cina telah mendorong pelemahan pada hampir sebagian bursa regional sehingga indeks ikut terkoreksi 1,02 persen dan menembus level psikologis di 2.000. Sentimen pengumuman inflasi April yang diperkirakan lebih rendah dari bulan sebelumnya berpeluang menahan tren penurunan indeks yang masih berada pada area overbought. Kisaran indeks antara 1.975-2.015.BNI SecuritiesIHSG melemah akibat kekhawatiran kenaikan suku bunga di Cina. Penurunan indeks lebih lanjut akan hadapi support 1.992-1.988. Resistance ada di 2.022. Beberapa saham lapis kedua secara spekulatif masih berpeluang menguat. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads