Rekor IHSG Makin Fantastis
Kamis, 03 Mei 2007 16:25 WIB
Jakarta - Indeks saham masih terus melesak melanjutkan penguatannya ke rekor terbaru di 2.025. Saham-saham idola kembali digilai investor.Pada penutupan perdagangan saham Kamis (3/5/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 17,085 poin (0,85%) pada level 2.025,644.Bursa regional yang menguat memacu kenaikan indeks ke level terbaiknya sepanjang sejarah bursa. Namun sentimen yang paling menarik adalah kemungkinan turunnya suku bunga BI Rate dalam Rapat Dewan Gubernur BI pekan depan. Peluang BI Rate untuk turun terbuka lebar setelah terjadi deflasi di bulan April sebesar 0,16 persen. Indeks LQ-45 naik 2,681 poin (0,63%) pada level 428,912 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,781 poin (0,52%) pada level 347,281.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 62.748 kali, dengan volume 6,440 miliar unit saham, senilai Rp 5,332 triliun. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 108 saham naik, 91 saham turun dan 50 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 2.700 menjadi Rp 63.400, Timah (TINS) naik Rp 200 menjadi Rp 13.650, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 125 menjadi Rp 4.400, Truba Alam Engeneering Manunggal (TRUB) naik Rp 120 menjadi Rp 1.110 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 3.175.Sedangkan saham-saham yang turun harganya top looser antara lain, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 110 menjadi Rp 1.260, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 5.250 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 16.200.
(ir/ir)











































