Rupiah Abaikan Reshuffle
Senin, 07 Mei 2007 09:09 WIB
Jakarta - Perubahan kabinet SBY yang akan diumumkan Senin ini tidak menimbulkan gejolak di pasar valas. Rupiah justru kian menguat di level 8.900-an per dolar AS.Pada perdagangan valas pukul 08.45 WIB, Senin (7/5/2007), rupiah ada di posisi 8.910 per dolar AS dan ditransaksikan di level 8.835-8.935 per dolar AS.Posisi rupiah pagi ini merupakan level tertingginya dalam 12 bulan terakhir seiring dengan mengalirnya dana investor asing.Pasar valas mengabaikan pengumuman reshuffle. Namun yang jadi perhatian adalah Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 8 Mei dan Federal Open Market Commitee (FOMC) pada Rabu 9 Mei 2007.Pasar memprediksi suku bunga akan mengalami penurunan menyusul terjadinya deflasi di bulan April. Turunnya suku bunga ini akan membuat dana kian mengalir ke obligasi dan pasar modal. Bank Indonesia (BI) juga telah terangan-terangan mengakui bisa mentoleransi pergerakan rupiah hingga 2 persen. Sebelumnya BI terus menjaga rupiah di kisaran 9.000-an per dolar AS dengan alasan menjaga nilai ekspor.
(ir/qom)











































