Sofyan Percepat Divestasi 3 BUMN
Rabu, 09 Mei 2007 09:30 WIB
Jakarta - Divestasi tiga perusahaan pelat merah, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Jasa Marga (Persero) dan PT Wijaya Karya yang terus tertunda menjadi fokus perhatian Menneg BUMN baru Sofyan Djalil."BNI, Jasa Marga lalu apa saja yang sudah commits dengan DPR, yang sekarang masih tertunda," kata Sofyan Djalil, ketika ditanya soal percepatan divestasi yang tertunda.Hal itu diungkapkan Sofyan, sebelum memulai acara Forum BUMN di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (9/5/2007).Mengenai prioritas kerjanya, Sofyan menjawab, "Pokoknya kita jalankan yang telah dilakukan komitmen dengan DPR karena itu bagus, privatisasi bagus sekali apalagi lewat pasar modal. Apalagi pasar modal kita sedang booming betul kalau bisa memanfaatkan itu akan sangat bagus sekali".Sofyan juga bertekad akan membuat semua perusahaan BUMN menjadi perusahaan publik tapi tidak semua harus tercatat di bursa."Sedang dilakukan supaya perusahaan BUMN itu menjadi perusahaan publik. Jadi perusahaan publik itu wajib melaporkan seluruh neraca keuangan dan lain-lain kepada publik. Tapi bukan perusahan Tbk (terbuka) lho," katanya.Sofyan memaparkan, dalam UU Pasar Modal jika perusahaan dimiliki lebih dari 200 pihak maka perusahaan itu wajib mendaftar di Bapepam karena menjadi perusahaan publik meskipun tidak tercatat di bursa saham.
(ir/qom)











































