Indeks Saham Spektakuler
Rabu, 09 Mei 2007 16:30 WIB
Jakarta -
Pasar saham kembali bergairah dengan duduknya indeks ke rekor baru. Pencapaian IHSG yang spektakuler karena imbas penurunan BI Rate dan bursa regional.Selain IHSG, bursa Asia yang mencetak rekor baru adalah Hang Seng Index di level 20.844,78.Meski masih menanti hasil keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) yang masih berlangsung, namun investor internasional meyakini bunga The Fed tetap bertahan di level 5,25 persen.Investor memburu secara selektif saham-saham unggulan di BEJ terutama sektor perbankan yang terkait erat dengan penurunan suku bunga.Pada penutupan perdagangan Rabu (9/5/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 15,188 poin (0,75%) ke posisi tertingginya di 2.037,978.Indeks LQ-45 naik 3,223 poin (0,75%) pada level 430,757 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,933 poin (0,56%) pada level 346,262.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 53.800 kali, dengan volume 3,694 miliar unit saham, senilai Rp 3,258 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 115 saham naik, 65 saham turun dan 56 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer adalah, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 1.900 menjadi Rp 66.400, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 300 menjadi Rp 7.100, Agis (TMPI) naik Rp 220 menjadi Rp 1.840, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 5.450 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 16.150.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top looser antara lain, Timah (TINS) turun Rp 100 menjadi p 13.150, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 9.900, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 6.650 dan Truba Alam Manunggal Engeneering (TRUB) turun Rp 20 menjadi Rp 1.070.
(ir/qom)










































