Tren Rupiah Menguat Terus, Dolar Dilepas Dulu
Kamis, 10 Mei 2007 11:40 WIB
Jakarta - Tren rupiah yang terus menguat dimanfaatkan oleh investor jangka pendek untuk melepas dolarnya sejenak.Namun sebaliknya bagi peminat investasi dolar, penguatan rupiah adalah waktunya berburu dolar AS.Pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB, Kamis (10/5/2007) rupiah menguat 60 poin ke level 8.750 per dolar AS.Pengamat pasar valas, Panji Irawan mengatakan, kecenderungan rupiah saat ini terus menguat dan stabil. Mengingat aliran modal dalam jumlah besar yang masuk ke pasar saham, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN). "Sekarangkan lagi deresnya turun, sekarang jual dolar saja, karena trennya rupiah menguat," ujar Panji ketika dihubungi detikFinance via telepon, Jakarta, Kamis (10/5/2007).Panji menilai penguatan rupiah ini disebabkan oleh besarnya modal yang masuk ke dalam negeri. Investor asing masih melihat Indonesia memiliki fundamental perekonomian yang cukup baik dan stabil.Menurut Panji, arus modal besar yang masuk tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga terjadi di negara-negara kawasan Asia dan Amerika Latin."Fund manager sedang masuk ke emerging market mereka mendompleng kemajuan negara-negara tersebut dimana yield-nya tinggi dan yang kecenderungan suku bunganya turun," papar Panji.Ditambahkan Panji besarnya modal yang masuk dan penguatan nilai tukar rupiah merupakan kondisi yang baik bagi perekonomian Indonesia. Tinggal pintar-pintar untuk memanfaatkan modal tersebut sehingga dapat menggerakkan sektor riil dan meningkatkan pertumbuhan."Yang penting kita manfaatkan aliran ini dan memeliharanya tetap stabil," ucap Panji.
(hdi/ir)











































